Sabtu, 19 November 2016

jaringan teori konektivitas dan ketergantungan

Jaringan :
Teori Konektivitas dan Ketergantungan

            Struktur jaringan kerap dipahami sebagai solusi yang efesien untuk mengatasi masalah koordinasi, dimana manfaat dari konsep jaringan ini  yang digunakan dalam penelitian kewirausahaan itu sebagai studi yang dapat kita pahami dalam melakukan berbagai konteks untuk lebih luas.


A.  Jaringan Sebagai Subjek Interdisiplin

            Para wirausahawan menggunakan jaringan sebagai mensintesis informasi dari terkuak dari sumber yang berbeda gunanya untuk menemukan kolerasi laba ke keuntungan. Dukungan modal dapat membantu para wirausahawan untuk mengembangkan jaringan atas inisiatifnya sendiri. Ada dua kompunen penting dalam dunia bisnis untuk mempermudah distribusi prodek kepada pelanggan, yaitu jaringan komunikasi dan transportasi.
            Jaringan adalah cara yang ampuh untuk bisa memahami tentang sejarah evaluasi lembaga ekonomi dan sosial seperti pemerintah-pemerintah nasional dan perusahan-perusahan multinasional. Dapat kita simpulkan bahwa jaringan adalah peran penting dalam paradigma illmu sosial yang terintegrasi dengan  tujuan dapat dibangun dengan hasil yang baik.
            Jaringan ini bersifat kompleks yang dapat diberi struktur dalam berbagai cara. Jaringan-jaringan yang berbeda menggunakan elemen berbeda yang akan dihubungkan dengan cara yang berbeda.

a.     Ambiguitas Subjek

             Dalam menganalisis jaringan, disiplin ilmu yang berbeda merujuk pada konsep yang sama dan dengan nama yang berbeda juga. Dalam disiplin abiguitas itu ada bahkan dalam sebuah disiplin tunggal. Sejarawan bisnis internasional mengunakan ‘jaringan’ dalam bermacam-macam cara.
            Ada empat konsep yang menjelaskan tentang penerapan ambiguistik di kawasan industri :
·         Sebuah ‘jaringan’ sebagai suatu bentuk organisasi yang khas, penengah antara perusahaan dan pasar.
·         ‘jaringan perusahaan’ merupakan kelompok bawahan yang kuasai otonomi.
·         Sebuah jaringan bisnis lokal yang melibatkan pemain inti, seperti bankir, wirausahawan dan pejabat pemerintah yang secara informal mengoordinasikan kegiatan dalam suatu kawasan ekonomi atau pusat perkotaan.
·         Sebuah ‘indutri jaringan’ seperti transportasi,air,energi,dan lainnya.

b.    Peran Jaringan Pada Koordinasi Kegiatan Ekonomi

            Dalam disiplin ilmu ekonomi jaringan bukanlah sesuatu yang baru untuk diperjelaskan. Pertanyaan yang mendasar tentang kebijakan dalam ekonomi adalah bagaimana cara memperbaiki kinerja ekonomi atau meningkatkan kualitas hidup. Jaringan informassi sangat penting dalam mengkomunikasikan informasi, mengendalikan konflik, dan mendorong rasa ingin untuk bekerja sama
            Manfaat dari jaringan dapat dihasilkan dari hal yang instrinsik, bukan instumental. Intrinsik sangat bermanfaat bagi kelompok yang kecil yang akrab seperti sebuah keluarga. Ada beberapa jaringan profesional bisa jadi sangat kompetitif, seperti dalam menyambut anggota yang baru.
            Jaringan intrumental dapat membantu dalam menjelaskan mengapa ada begitu banyak jaringan yang berbeda. Untuk menjelaskannya, perlu di ingat bahwajenis jaringan itumengoordinasikan dalam berbagai jenis kegiatan.


B.  Tipologi Jaringan

a.     Jaringan Sosial Melawan Jaringan Fisik

            Contoh perbedaan antara jaringan fisik dan jaringan sosial yaitu sebuah sungai yang besar dan anak-anak sungai membentuk jaringan fisik yang mendistribusikan air, sedangkan sebuah keluarga besar membentuk jaringan sosial yang menghunbungkan anak keturunan dari nenek moyang yang sama.
            Jadi jaringan fisik itu mempunyai karakteristik yang bersifat ruang yang berkaitan dengan unsur material seperti fitur alam, bangunan dan tumbuhan dan jaringan ini biasanya berbentuk berdimensi dua. Dimensi ruang juga relevan untuk jaringan sosial yang hanya pada tingkat tertentu saja dimana jaringan sosial hanya menghubungkan orang yang satu dengan yang lainnya.

b.    Hubungan Persediaan dan Aliran

            Jaringan fisik hubungannya dengan aliran adalah dari sumber dayanya (trafik) sedangkan yang hubungan persediaan adalah intraktur fisik (saluran). Sedangkan jaringan sosial hubungannya dengan aliran adalah komunikasi dan hubungan persediaan yaitu hubungan infrastruktur sosial.

c.      Investasi dalam Jaringan

Jika ditinjau dari jaringan fisik atau sosial yang alamiah contohnya sungai dan sebuah keluarga, dimana dibangunnya dengan berbagai investasi, misalnya kanal klub amal, persatuan dagang, asosiasi profesi, partai politik, grup alumni dan lain-lain.


C.  Koordinasi

a.     Saling Ketergantungan Jaringan Fisik dan Sosial

            Jaringan sosial digunakan untuk mengoordinasikan aliran-aliran melalui jaringan fisik dan mengoordinasikan investasi strategis yang ada di dalamnya. Sedangkan jaringan sosial membutuhkan jasa pendukung yang telah di sediakan oleh jaringan fisik.
            Jadi dapat disimpulkan bahwa jarinngan fisik dan jaringan sosial; ini saling bergantunngan antara satu dengan yang lain.

b.    Mekanisme Koordinasi Alternatif

            Maksud dari arti koordinasi dalam bagian kerja (devision of labor) adalah setiap orang itu membuutuhkan yang namanya kejelasan tentang tanggung jawab pada dirinya, mereka perlu tau keputusan apa saja yang bisa mereka harapkan untuk dapat mengambilnya dan keputusan apa yang mesti mereka tinggalkan.
            Untuk dapat mencapai koordinasi yang baik yaitu denngan cara meletakkan sumber daya di bawah kepemillikan dan mengontrolnya secara bersama atau memenej pemilik-pemilik ataupun manajer independen untuk mencapai kesepakatan dalam penggunaan sumber daya, artinya membutuhkan yang namanya saling kerja sama.

c.      Volatilitaas dan Inovasi

            Untuk memproduksi dan mendistribusikan suatu produk yang baru, para wirausahawan perlu membuat jaringan yang baru untuk pelanggannya dan pemasok, ini bisa menyebabkan hancurnya jaringan lain yang telah dibangunoleh pesain ynag sudah mapan dalma bagian itu. Untuk mengsukseskannya maka perlu banyak informasi yang baru.
            Seorang pemimpin yang baik akan mengendalikan informasi yang sudah disiarkan dan dapat mempromosikan keyakinan tentang lingkungan , sesor ataupun pandangan yang dapat menjatuhkan pesaing-pesaing.
d.    Intermediasi

            Dalam jaringan fisik, bagian khusus simpul dapat muncul kapan saja dimanabertemu macam-macam aliaran ataupun arus yang berbeda. Dalam jaringan sosial, wirausahawan dan pemimpin berperan sebagai simpul atau pusat informasi.
            Dalam perusahaan ekonomi swasta, para wirausawan bersaing untuk mendapat pesanan. Begitu juga dengan para pemimpin ynag bersaing untuk berkopetisi dengan tujuan agar mendapat anggota untuk memengaruhi pandangan dari anggota dari mereka agar sam dengan pandangan pemimpin mereka. Sehingga para individu juga memiliki koneksi yang secarra langsung ke individu lain.


A.  Koneksivitas dan Konfigurasi

a.     Empat Kunci Dimensi

1.      Ukuran
2.      Keragamanan
3.      Jenis hubungan yang menghubungkan anggota
4.      Konfigurasi jaringan

            Banyak cara yang berbeda-beda dalam menghubungkan empat elemen teresebut. Konfigurasi jaringan didefinisikan sebagai himpunan hubungan langsung pasangan dengan unsur jaringan.

 


                                                                                       

            A                     B                     C                     D
           
            Jaringan berhubungan yang saling terhubung dan secara tidak langsung terhubung dengan satu sama lain.
 


A                                          B
 



D                                           C 

            Jaringan ini mneggambarkan halnya seperti sebuah jalan lingkar yang bisa bisa kemana saja melalui jalan itu. Sama halnya dengan jaringan sosial, bisa memperkenalkan siapa pun kepada siapa saja.

b.    Diferensiasi Hubungan

            Hubungan pasarberdifat cenderung dan bukan pribadi dan hubungan ‘jaringan’ klasik memiliki waktu ynag pangjang dan bersifat pribadi. Hubungan sosial melakukan bagian yang pentiing dalam teori kelembagaan (North,1990 ; Wiliamson ,1085) hubungan jaringan dibahas dari segi penyinpangan dari norma pasar daripada sebagai subjek dari haknya sendiri.


A.  Pesaingan dan Kolusi Antara Wirausahawan

a.     Kompetisi
           
            Dapat diartikan bahwa pasar adalah diaman pelanggan dapat memilih anatara sumber alternatif penawaran. Wirausahawan memiliki monopoli temporer ketika ketika menyiapkan suatu pasar yang baru.

b.    Kerahasian

            Dalam bidang kewirausahaan, rahasia adalah suatu elemen penting yang sangat dijaga. Dimana kita tidak boleh asal berbicara, dan harus menjaga mulut dari siapapun, termasuk orang terdekat sekalipun.

c.      Kolusi

            Salah satu cara menghilangkan keluhan dari konsumen adalah dengan cara menyamarkan kolusi mereka. Sehingga mereka bisa berkomukasi secara rahasia dan bukan asal bica di depan umum, dengan tujuan pelanggan tidak mengetahui apa ynag sedang terjadi.







A.  Munculnya Simpul Transportasi Pribadi

a.     Penumpukan Ekonomi

            Penegcer yang berbeda menyediakan berbagai macam produk supaya para konsumen bisa berbelanja sesuai dengan keingan mereka, dan pengecer ini memberi kemudahan ekonomi kepada konsumen. Seorang pengecer yang dikalahkan oleh inovasi bisa berakibat fatal dimana, bisa saja dia pensiun ataupun dia pindah kelokasi ynag jauh dimana dia bisa melakukan monopoli pada awal ynag baru dengan memproduksi produk yang tradisional.
            Inovasi dan penumpukan ini saling berkaitan, namun inovasi hanya berlangsung jika dia dapat menemukan sebuah pasar dan mudah ditemukan orang pula.

b.    Ragam Simpul Transportasi

            Pertemuan dan pasar utama dapat membentuk simpul informasi. Perjalanan ke simpul dapat mempertahankan pembagian kerja dan membantu perubahan dalam simpul. Dengan banyaknya peminat simpul maka perlu adanya akomodasi, katering dan fasilitas hiburan.
            Esensi dari simpul transit adalah adanya jalur-jalur cabang yang dapat menghubungkannya mengerucut ke titik yang sama. Titik tempat pindah pada sebuah simpul transit murni, tidak ada pelayanan khusus untuk memikat pengunjung, namun dapat memikta pengunjung untuk berhenti sejenak jika simpul ini dapat digunakan sebagai simpul transit.
            Dalam jaringan transportasi, simpul ini membutuhkan sebuah lokasi yang sesuai.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar